Efek buruk dari kebanyakan tidur

Efek buruk dari kebanyakan tidur – Tubuh kita memerlukan istirahat yang cukup agar tetap bugar. Namun, kembali lagi kepada teori “Semua yang berlebihan itu tidak baik” begitu juga dengan kebanyakan tidur, misalnya lebih dari 8 jam dalam sehari, efek yang muncul justru akan beresiko menimbulkan beberapa penyakit, bahkan hingga kematian. Memang, semua hal harus dilakukan dengan seimbang, jangan kurang dan jangan pula lebih, yang sedang-sedang saja.

Efek buruk dari kebanyakan tidur, diantaranya:

  1. Diabetes
    Tubuh kita memerlukan setidaknya 8 jam dalam sehari untuk beristirahat agar tetap dalam keadaan bugar. Tetapi jika lebih dari 8 jam, efek yang buruk akan muncul, misalnya penyakit diabetes (menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli kesehatan). Selain itu juga pengaruh genetik/keturunan juga sangat berpengaruh dalam timbulnya penyakit diabetes. Ada baiknya jika kita membatasi waktu tidur agar tidak berlebihan.
  2. Penyakit jantung
    Menurut beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan, jika anda terlalu sering tidur lebih dari batas normal yaitu 8 jam, maka anda sudah lebih beresiko terkena penyakit jantung.
  3. Penurunan kemampuan otak
    Karena kebiasaan buruk tidur lebih dari 8 jam, maka akan memperlambat fungsi sel-sel otak dan menyebakan efek penuaan memori jauh lebih cepat dari yang seharusnya.
  4. Depresi
    Menurut beberapa penelitian dan juga hasil studi menyebutkan bahwa orang yang mengalami depresi adalah orang yang tidur lebih dari 8 jam atau orang yang cenderung mempunyai waktu tidur lebih banyak.
  5. Sakit kepala
    Jika anda sering mengeluhkan sakit kepala setelah bangun tidur, maka pastikan anda tidak terlalu lama tidur. Karena tidur terlalu lama dapat mempengaruhi neurotransmitter di otak yang mengarah pada munculnya masalah sakit kepala.
  6. Sakit punggung
    Kurangnya gerakan aktif saat kita tidur merupakan alasan timbulnya masalah sakit punggung. Waktu tidur yang ideal adalah 8 jam dalam sehari.
  7. Obesitas
    Meningkatnya resiko terkena penyakit obesitas disebabkan karena terlalu banyak makan dan terlalu lama tidur karena gaya hidup non-aktif. Orang yang terlalu banyak tidur 21% lebih tinggi untuk terkena obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidur dengan waktu normal.
  8. Kurangnya minat bersosialisasi
    Terlalu banyak tidur tidak hanya menyebabkan kesehatan fisik menjadi menurun, tetapi berpengaruh juga terhadap kehidupan sosial. Ketika waktu tidur terlalu lama, maka otomatis waktu untuk terlibat dalam sosial juga juga berkurang. Dan lama kelamaan anda akan kehilangan minat untuk bersosialisasi.

Dengan banyaknya efek negatif yang ditimbulkan dari terlalu lama tidur, maka selayaknya kita menghindarinya.

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.